Posted on

Kepepet Pipis

“Ibu…. Mau pipis..”, rengek seorang anak perempuan pada ibunya, masih ditempat cuci foto. “Di depan saja sana!!”, jawab ibu sambil ngedumel karena diganggu memilih bingkai foto.

Apa? Kencing di depan toko? Tidak salah suruh si ibunya? Atau ada toilet di depan toko? Mbatin saya. Hanya ada jalan raya dan got yang tertutup coran. Saya maklum jika yang disuruh adalah anak laki, itupun dengan catatan orangtua dasarnya memang berperilaku jorok.

Si anak menurut saja, membuka celana dan memperlihatkan bokongnya terus pipis ditepi jalan raya, sepertinya dia sudah terbiasa seperti itu, ampun. Saya tak (sempat) foto, segan dikira paparazzi dan terjerat Undang-undang pornografi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s