Posted on

Andai Hidup Semudah the SIMS

Andai hidup semudah the SIMS, tidak ada kata susah. Bangun tidur langsung buat hal yang disuka, makan, mandi, bekerja, nonton tv, dengar musik, bercengkrama, bersosial ria dengan segala target hidup yang ada tanpa takut berhadapan dengan takdir. Bukankah takdir kadang lebih menyakitkan dari kematian?

Kalau tidak mencapai target hidup, permainan tinggal dimatikan, direset ulang untuk dibuka lagi kemudian dimainkan lagi sesuai keinginan kita. Sungguh menyenangkan bukan?

Namun andai hidup seperti the SIMS, kita hanya sebagai mesin robot, tidak ada hidup dan kehidupan. Tak ada duka dan sedih. Bukankah sedih dan duka adalah bagian dari hidup? Saya pilih “hidup” daripada “bahagia” saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s