Pasrah, Labil, Bebal

Pasrah… Hanya itu kata yang meluncur deras di batin saya. Menghadapi kenyataan yang hamper pahit bahwa harapan tidak selalu se iya se kata dengan kenyataan. Harapan kalau saya ingin bolos kerja besok karena mumet dihadapkan dengan kenyataan mesti lembur karena dua hari lagi libur Lebaran.

Sengaja menabrakkan dua hal yang tak akur ini akan berakibat fatal. Diberi peringatan keras oleh atasan atau tidak diberi THR jika tetap meliburkan diri, atau semakin stress ditambah peluang dimarahi sang istri karena terlanjur berjanji untuk bolos bareng.

Pasrah sajalah.. Mungkin saatnya berdiam diri sambil berkontemplasi. Menikmati perbenturan dua hal yang sangat tidak mungkin disatukan ini.

Advertisements

Penyebab Uban di Usia Muda

Dilihat dari umur, saya masih tergolong muda untuk menderita ubanan. Uban memang tanda dekatnya kematian yang paling nyata. Namun mengapa uban hadir di kepala saat usia masih muda?

Konon ubanan itu karena faktor genetika. Usia 60 tahun rambut ayah saya sudah memutih semua, tak terkecuali kumis dan janggut, tapi saya rasa wajar usia demikian sudah ubanan.

Konon stres, minyak rambut, kurang vitamin B12 dan merokok juga memunculkan rambut putih lebih cepat dan banyak.

Mungkin saya stres. Stres bisa membuat kemacetan pada produksi pigmen pewarna rambut alias melanin yang dihasilkan oleh melanosit. Jika produksi terganggu, warna hitam pada rambut pun bisa terhambat.